DaerahNewsPemudaPendidikan

Perkuat Kaderisasi, IPNU-IPPNU UNIQHBA dan IAIQH Sukses Gelar RAK di Pringgarata

• 2 Oktober 2026
- Iklan / Advertorial -
[ Slot Iklan Atas Berita ]

PRINGGARATA, SASAK TIMES — Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Universitas Qomarul Huda Badaruddin (UNIQHBA) bersama Institut Agama Islam Qomarul Huda (IAIQH) menggelar Rapat Anggota Komisariat (RAK) pada Ahad (27/9/2026).

​Kegiatan yang dipusatkan di Aula Kantor Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah ini, ditujukan untuk memperkuat fondasi kaderisasi, konsolidasi internal, serta merumuskan arah gerakan organisasi di masa mendatang.

​Rapat tahunan ini mengusung tema “Kader Berdaya, Komisariat Bermakna: Menatap Akselerasi Gerakan IPNU-IPPNU di Tengah Gelombang Perubahan”. Tema tersebut merefleksikan urgensi membangun kader yang tidak hanya memiliki kapasitas kepemimpinan dan wawasan keilmuan, tetapi juga kepedulian yang tinggi terhadap dinamika sosial di masyarakat.

​Ketua PKPT IPNU UNIQHBA IAIQH, Budi Riski Saputra, menegaskan bahwa komisariat merupakan kawah candradimuka bagi pengembangan potensi dan pembentukan karakter kader.

- Iklan / Sponsor -

​”Organisasi ini tidak hanya menjadi wadah berhimpun, akan tetapi juga sebagai tempat bagi kader untuk berproses dan belajar menjalankan tanggung jawab,” ujarnya.

​Ia mengajak seluruh kader untuk terus merawat semangat berorganisasi serta memperkuat solidaritas demi mendorong kemajuan komisariat, baik di lingkungan perguruan tinggi maupun di tengah masyarakat luas.

​Dorongan serupa juga disampaikan oleh Ketua Cabang IPNU Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Rudi Purnama. Ia meminta para kader agar proaktif dan dinamis dalam menggerakkan roda organisasi kepelajaran NU tersebut.

​”Saya memesankan agar senantiasa menjaga kekompakan, serta menjadikan proses kaderisasi sebagai landasan dalam membangun generasi muda Nahdlatul Ulama yang berintegritas dan memiliki wawasan keislaman,” tegas Rudi.

​Dari sisi dewan pembina, M. Safari Al Bunduduki, turut memberikan arahan strategis mengenai pentingnya menjaga nilai-nilai luhur organisasi dan tradisi kaderisasi. Pengalaman berorganisasi, menurutnya, adalah bagian tak terpisahkan dari proses pematangan karakter, kedewasaan berpikir, serta mengasah kemampuan leadership.

​Safari mengingatkan bahwa kesinambungan komunikasi antara pengurus, kader, dan pembina adalah unsur krusial dalam menjaga napas perjuangan organisasi agar terus relevan dengan perkembangan zaman.

Baca Juga: Digelar 3 Oktober, SC Temu Karya VI Karang Taruna NTB Buka Pendaftaran Calon Ketua Umum

​Agenda strategis RAK ini mendapat apresiasi penuh dari Pemerintah Kecamatan Pringgarata. Camat Pringgarata yang hadir langsung untuk membuka kegiatan secara resmi menilai bahwa pergerakan organisasi kepemudaan di lingkungan perguruan tinggi merupakan ruang pembelajaran yang sangat positif. Kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk membangun kepekaan dan kepedulian terhadap lingkungan sosialnya.

​Forum permusyawaratan ini selanjutnya menjadi wadah bagi seluruh kader untuk melakukan evaluasi, memperkuat konsolidasi, serta membahas keberlanjutan program kerja. Melalui RAK ini, PK IPNU-IPPNU UNIQHBA IAIQH berharap semangat “Kader Berdaya, Komisariat Bermakna” dapat diwujudkan melalui kerja nyata dan kontribusi positif di kehidupan kampus maupun masyarakat.

​(Red/Sasaktimes)

- Iklan / Advertorial -