NewsPendidikan

Video Orasi Siswi di Depan Istana Viral, Singgung Program MBG

Sasaktimes.com | 1 Juni 2026 – Sebuah video yang memperlihatkan seorang siswi menggendong boneka putih saat menyampaikan orasi di depan Istana Negara, Jakarta, menjadi perbincangan luas di media sosial dalam beberapa hari terakhir.

Dalam video yang beredar, siswi tersebut menyampaikan pandangannya mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan salah satu program prioritas pemerintah. Penampilannya yang membawa boneka putih saat berorasi menarik perhatian peserta aksi maupun warganet yang kemudian membagikan rekaman tersebut ke berbagai platform digital.

Berdasarkan narasi yang beredar di media sosial, orasi tersebut disebut berlangsung dalam rangkaian kegiatan Aksi Kamisan di kawasan depan Istana Negara. Namun hingga berita ini diterbitkan, Sasaktimes.com belum memperoleh verifikasi independen mengenai identitas siswi yang tampil dalam video maupun waktu pasti perekaman video tersebut.

Video itu memunculkan beragam tanggapan dari masyarakat. Sebagian warganet menilai aksi tersebut sebagai bentuk penyampaian aspirasi yang perlu dihargai dalam ruang demokrasi, sementara sebagian lainnya mengajak publik untuk melihat persoalan yang disampaikan secara utuh dan berdasarkan data yang dapat dipertanggungjawabkan.

Program MBG sendiri merupakan program yang bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi bagi peserta didik dan kelompok sasaran lainnya. Sejak diluncurkan, program tersebut mendapat perhatian luas dari masyarakat, baik dalam bentuk dukungan maupun berbagai masukan terkait pelaksanaannya di lapangan.

Hingga saat ini belum ditemukan keterangan resmi dari pihak terkait mengenai video viral tersebut. Karena itu, konteks lengkap dari orasi yang disampaikan dalam video masih memerlukan verifikasi lebih lanjut.

Sasaktimes.com mengimbau masyarakat untuk bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial serta mengedepankan sumber informasi yang terverifikasi sebelum menarik kesimpulan.

Sumber : Video yang beredar di media sosial Facebook dan sejumlah unggahan ulang di berbagai platform digital.

Baca juga :