AdvertorialDesaPemerintahPolitik

Kantongi Nomor Urut 2, Tokoh Muda Kemas M. Assajazi Bawa Semangat “Muda Bergerak, Tua Merestui” di Pilkades Semparu

• 30 September 2026
- Iklan / Advertorial -
[ Slot Iklan Atas Berita ]

KOPANG, SASAK TIMES — Wajah baru, energi baru, dan harapan baru kini resmi mewarnai kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Semparu, Kecamatan Kopang, untuk periode 2026-2034. Rapat Pengundian Nomor Urut dan Penetapan Calon yang digelar secara serentak pada Senin, 28 September 2026, menjadi panggung pembuktian bagi hadirnya representasi kaum muda dalam kancah perpolitikan desa.

​Dalam rapat pleno yang disaksikan oleh para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan jajaran panitia tersebut, figur muda progresif Kemas Muhamad Assajazi, S.H., sukses mencuri perhatian. Tampil bersahaja namun berwibawa dengan mengenakan balutan kemeja dan sapuk (ikat kepala khas Sasak), ia secara resmi mengantongi Nomor Urut 2.

​Nomor urut 2 dalam konstelasi politik sering kali dipandang sebagai angka keseimbangan. Ia adalah simbol kedamaian, sinergi, dan acap kali diasosiasikan dengan “Salam Dua Jari” yang melambangkan Victory atau kemenangan.

​Muda Bergerak, Tua Merestui

- Iklan / Sponsor -

Majunya figur dengan latar belakang keilmuan hukum (S.H.) ini bukanlah tanpa alasan yang matang. Kemas Assajazi hadir menjawab kerinduan masyarakat akan sosok pemimpin yang tangkas secara fisik dan pemikiran, namun tetap memegang teguh adab serta etika ketimuran.

​Hal ini tecermin dengan sangat apik melalui tagline perjuangannya: “Muda Bergerak, Tua Merestui”.

​Slogan ini memberikan pesan moral yang sangat dalam. Sebagai anak muda, Kemas siap menjadi motor penggerak birokrasi, berinovasi menjemput program, dan berlari cepat membangun desa. Namun, semua pergerakan progresif tersebut akan selalu dilandasi oleh krama (sopan santun) dan senantiasa meminta bimbingan, nasihat, serta restu dari para lingsir, tokoh agama, dan tetua Desa Semparu.

​Gerakan MBG (Membangun Bersama Generasi)

Untuk mewujudkan visi besarnya, Nomor Urut 2 ini juga mengusung panji gerakan kolaboratif yang diberi nama MBG: Membangun Bersama Generasi.

​Kemas menyadari betul bahwa Desa Semparu tidak bisa dibangun oleh superman yang bekerja sendirian, melainkan butuh superteam yang melibatkan seluruh lintas generasi. Pemikiran kritis pemuda Karang Taruna, kearifan kaum tetua, hingga ketelitian kelompok perempuan akan dirangkul menjadi satu kekuatan besar untuk memajukan Semparu.

​Kini, dengan Nomor Urut 2 yang telah resmi disandang, langkah Kemas Muhamad Assajazi kian mantap. Kolaborasi antara energi muda yang proaktif dan restu dari para tokoh tua diyakini akan menjadi modal sosial terbesar untuk memenangkan hati masyarakat pada hari pemungutan suara mendatang.

​Saatnya Desa Semparu melangkah ke era baru: transparan, rukun, dan berdaya saing bersama generasi penerus!

​(Red/Sasaktimes)

- Iklan / Advertorial -