Lombok Tengah (NTB), Sasaktimes.com — Bakal calon Kepala Desa Setiling, Lalu Subki, menawarkan tujuh program utama yang diarahkan untuk mendorong perubahan di berbagai sektor pembangunan desa. Gagasan tersebut mencakup persoalan air bersih, pemutakhiran data sosial, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pendidikan agama, pelayanan administrasi hingga transparansi pengelolaan keuangan desa.
Lalu Subki mengusung visi “Terwujudnya Desa Setiling yang Maju, Mandiri, Sejahtera, dan Berdaya Saing” dengan slogan “Menuju Perubahan yang Lebih Baik — Bersama Kita Bisa.”
Gagasan pembangunan yang ditawarkan tidak hanya menitikberatkan pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, penguatan ekonomi lokal, peningkatan kualitas sumber daya manusia serta tata kelola pemerintahan desa.
Menurut Subki, pembangunan desa perlu diarahkan agar masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga terlibat sebagai bagian penting dalam proses pembangunan.
Air Bersih Menjadi Salah Satu Prioritas
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian dalam program yang ditawarkan adalah pemerataan akses air bersih bagi masyarakat di seluruh dusun di Desa Setiling.
Program tersebut diarahkan melalui pembangunan sumur bor, pemanfaatan sumber mata air alami serta pemeliharaan jaringan distribusi agar akses air bersih dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Air bersih ditempatkan sebagai kebutuhan dasar masyarakat sehingga penyediaannya menjadi salah satu bagian yang mendapat perhatian dalam gagasan pembangunan desa.
Pembaruan Data untuk Perlindungan Sosial
Persoalan data kependudukan dan kesejahteraan masyarakat juga menjadi bagian dari tujuh program yang ditawarkan.
Subki mengusulkan pemutakhiran data masyarakat secara berkala untuk membantu memastikan warga yang memenuhi persyaratan dapat memperoleh berbagai program bantuan dan perlindungan sosial secara lebih tepat sasaran.
Program seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), BPJS Kesehatan dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) disebut sebagai sejumlah program yang membutuhkan data masyarakat yang akurat dan mutakhir.
Pemutakhiran data tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dalam membantu masyarakat memperoleh hak pelayanan dan perlindungan sosial sesuai persyaratan yang berlaku.
Petani dan UMKM Jadi Perhatian
Di sektor ekonomi, Subki menawarkan program pemberdayaan yang menyasar petani dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Gagasan yang ditawarkan meliputi pendampingan keterampilan, pengembangan produk, perluasan akses pasar serta fasilitasi permodalan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah hasil usaha masyarakat sekaligus memperkuat perekonomian desa dari tingkat masyarakat.
Dengan penguatan sektor produktif, ekonomi desa diharapkan tidak hanya bertumpu pada satu sektor, tetapi berkembang melalui berbagai potensi usaha yang dimiliki warga.
Potensi Sumber Daya Desa Akan Dikembangkan
Selain pemberdayaan ekonomi, optimalisasi sumber daya manusia, sumber daya alam dan potensi budaya juga masuk dalam agenda yang ditawarkan.
Subki memandang berbagai potensi yang dimiliki Desa Setiling dapat dikembangkan secara produktif dengan tetap memperhatikan keberlanjutan dan keterlibatan masyarakat.
Pengembangan potensi tersebut diarahkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat desa.
Penguatan Pendidikan Agama dan Karakter
Aspek pendidikan agama dan pembentukan karakter juga menjadi salah satu perhatian dalam program yang ditawarkan.
Subki memasukkan dukungan terhadap guru ngaji, Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), serta lembaga pendidikan keagamaan sebagai bagian dari gagasan pembangunan sumber daya manusia.
Pendidikan karakter dipandang penting untuk berjalan seiring dengan pembangunan ekonomi dan infrastruktur. Dengan demikian, pembangunan desa tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan material, tetapi juga memperhatikan pembentukan generasi yang memiliki nilai agama dan karakter.
Pelayanan Administrasi Harus Cepat dan Transparan
Pada sektor pelayanan publik, Subki menawarkan perbaikan kualitas pelayanan administrasi desa.
Pelayanan administrasi kependudukan dan pelayanan umum diarahkan agar lebih cepat, ramah, transparan serta tidak berbelit-belit.
Ia juga menyatakan komitmen untuk menolak praktik pungutan liar maupun biaya tidak resmi dalam pelayanan kepada masyarakat.
Gagasan tersebut menempatkan pelayanan publik sebagai salah satu indikator penting dalam membangun pemerintahan desa yang responsif terhadap kebutuhan warga.
Pengelolaan Keuangan Desa Secara Terbuka
Pilar terakhir yang ditawarkan adalah transparansi pengelolaan keuangan desa.
Subki menyampaikan gagasan agar pengelolaan Pendapatan Asli Desa (PADes) maupun sumber keuangan desa lainnya dilakukan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Informasi mengenai perencanaan dan realisasi anggaran diharapkan dapat diketahui masyarakat melalui mekanisme keterbukaan informasi yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Dengan keterbukaan tersebut, masyarakat memiliki ruang untuk mengetahui arah penggunaan anggaran dan ikut mengawasi pelaksanaan pembangunan desa.
Membawa Gagasan Perubahan
Tujuh program tersebut menjadi bagian dari visi Lalu Subki untuk mendorong Desa Setiling menjadi desa yang maju, mandiri, sejahtera dan berdaya saing.
Melalui slogan “Menuju Perubahan yang Lebih Baik — Bersama Kita Bisa”, Subki menawarkan gagasan yang mencakup kebutuhan dasar masyarakat, penguatan ekonomi, pengembangan sumber daya manusia, peningkatan pelayanan publik serta tata kelola pemerintahan yang transparan.
Program tersebut saat ini merupakan gagasan yang disampaikan Lalu Subki dalam kapasitasnya sebagai bakal calon Kepala Desa Setiling. Pelaksanaan setiap program nantinya tetap bergantung pada kewenangan pemerintah desa, kemampuan anggaran, partisipasi masyarakat serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Profil Singkat
Nama: Lalu Subki
Status: Bakal Calon Kepala Desa Setiling
Slogan: Menuju Perubahan yang Lebih Baik — Bersama Kita Bisa
Visi: Terwujudnya Desa Setiling yang Maju, Mandiri, Sejahtera, dan Berdaya Saing.
Tujuh program tersebut menjadi gagasan yang ditawarkan Lalu Subki dalam proses pencalonannya, sekaligus menjadi bahan bagi masyarakat untuk mengetahui arah pembangunan yang ingin dikembangkan apabila nantinya memperoleh mandat untuk memimpin Desa Setiling.
