PRINGGARATA-Dedikasi tanpa batas untuk kemajuan sumber daya manusia kembali ditunjukkan oleh Kepala Desa Taman Indah, Bapak Suhartandi. Di penghujung masa jabatannya sebagai Kepala Desa Taman Indah, Kecamatan Pringgarata, beliau tidak menyurutkan langkah sedikit pun untuk menghadirkan perubahan nyata. Kali ini, fokus utamanya tertuju pada sektor pendidikan dengan memandu langsung proses pembangunan Sekolah Rakyat di wilayahnya.
Pembangunan Sekolah Rakyat ini lahir dari aspirasi mendalam masyarakat yang merindukan akses pendidikan lebih dekat, terjangkau, dan berkualitas bagi anak-anak di pedesaan. Memahami pentingnya fondasi pendidikan dalam memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup warga, Bapak Suhartandi turun tangan secara langsung sejak tahap perencanaan, penggalangan dukungan, hingga peninjauan di lapangan.
Kehadiran beliau di tengah-tengah proses pembangunan bukan sekadar formalitas pejabat publik. Dengan gayanya yang merakyat dan penuh empati, Bapak Suhartandi memastikan setiap detail pengerjaan berjalan dengan aman, transparan, dan sesuai dengan standar yang diharapkan. Pembangunan Sekolah Rakyat ini menjadi simbol gotong royong antara pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat Taman Indah.
Di masa-masa akhir kepemimpinannya, tatkala sebagian pejabat mungkin memilih untuk bersantai dan menikmati sisa periode, Bapak Suhartandi justru memilih untuk terus memeras keringat. Kerja keras dan keberanian beliau dalam memperjuangkan Sekolah Rakyat ini membuktikan integritas serta komitmen moralnya yang tinggi terhadap masa depan generasi muda Pringgarata.
Dedikasi Bapak Suhartandi adalah jejak kepemimpinan yang menginspirasi. Beliau membuktikan bahwa akhir dari sebuah masa jabatan bukanlah akhir dari sebuah pengabdian. Pembangunan Sekolah Rakyat ini akan senantiasa berdiri sebagai monumen kebaikan, kebanggaan, dan bukti nyata bahwasanya di tangan seorang pemimpin yang tulus, masa depan anak-anak Desa Taman Indah dapat diukir dengan jauh lebih cerah.
Pembangunan Sekolah Rakyat ini lahir dari keberanian dan kepekaan sosial Bapak Suhartandi terhadap dinamika pendidikan di desa. Beliau menyadari betul bahwa masih banyak anak-anak di pelosok Desa Taman Indah yang membutuhkan akses pendidikan yang inklusif, terjangkau, dan dekat dari pemukiman mereka. Tanpa ragu, beliau menginisiasi langkah-langkah strategis, mulai dari penggalangan dukungan seluruh elemen warga, penataan lahan, hingga pengawalan proses konstruksi bangunan.
Tidak hanya mengontrol dari balik meja, Bapak Suhartandi turun langsung ke lokasi pembangunan secara rutin. Mengenakan pakaian kerja sederhana, beliau berdiri di tengah-tengah para pekerja bangunan dan tokoh masyarakat, memandu setiap tahapan pengerjaan agar berjalan cepat, aman, dan tepat sasaran. Kehadiran beliau yang merakyat ini membakar semangat gotong royong warga Desa Taman Indah, yang bahu-membahu menyumbangkan tenaga dan fikiran demi terwujudnya sekolah impian tersebut.
Bagi warga Kecamatan Pringgarata, khususnya Desa Taman Indah, pergerakan Bapak Suhartandi di akhir masa periodenya ini merupakan cerminan sosok pemimpin sejati. Ketika banyak figur publik memanfaatkan masa akhir jabatan untuk berbenah secara pribadi, beliau justru memilih untuk memeras keringat, menembus terik matahari, dan memastikan fondasi Sekolah Rakyat berdiri kokoh sebelum beliau meletakkan jabatannya.
Langkah mulia ini menegaskan satu hal: komitmen Bapak Suhartandi terhadap masa depan anak-anak desa tidak pernah luntur oleh waktu maupun dibatasi oleh masa jabatan. Pembangunan Sekolah Rakyat ini akan menjadi benteng pengetahuan sekaligus monumen pengabdian yang akan dikenang oleh generasi demi generasi di Desa Taman Indah.
Gebrakan di akhir periode ini mengagungkan nama Bapak Suhartandi tidak hanya sebagai seorang kepala desa, tetapi sebagai Bapak Pembangunan Pendidikan bagi warga Desa Taman Indah. Pengabdian tulusnya mempertegas sebuah pesan moral yang mendalam bahwa jabatan boleh selesai, tetapi jejak kebaikan dan perjuangan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa akan terus hidup dan berdampak sepanjang masa.