PRAYA, SASAK TIMES — Komitmen menjaga kelestarian bahasa dan sastra Sasak di kalangan generasi muda terus digelorakan. Sebanyak 42 pelajar cemerlang berhasil mengukir prestasi membanggakan dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2026 Tingkat Kabupaten Lombok Tengah yang digelar di Ballroom SMKN 1 Praya, Rabu (23/9/2026).
Puluhan pelajar tersebut sukses keluar sebagai juara dari tujuh cabang lomba bergengsi yang dipertandingkan untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Berdasarkan informasi yang dirilis melalui Dinas Kominfo Lombok Tengah, ajang pelestarian budaya ini turut dihadiri oleh Istri Wakil Bupati Lombok Tengah, Hj. Winarsih Nursiah. Kehadirannya didampingi oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, perwakilan Balai Bahasa Provinsi NTB Kasman M.Um, jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta para koordinator wilayah pendidikan.
Dalam sambutannya, Hj. Winarsih Nursiah memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta dan panitia yang telah menyukseskan pelaksanaan FTBI 2026. Ia menekankan bahwa bahasa ibu merupakan fondasi identitas dan warisan budaya tak benda yang wajib dirawat oleh generasi penerus.
“Bahasa ibu bukan hanya sekadar alat komunikasi, tetapi juga bagian dari jati diri, nilai budaya, dan warisan leluhur yang harus terus dilestarikan,” tutur Hj. Winarsih.
Ia menaruh harapan besar agar melalui panggung FTBI ini, para pelajar tidak hanya pandai bertutur, tetapi juga semakin mencintai dan bangga menggunakan bahasa Sasak dalam percakapan sehari-hari.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Tengah, Muhlis, S.Pd., M.Pd., menyatakan bahwa FTBI adalah ruang berekspresi bagi pelajar untuk mengasah kemampuan berbahasa, bersastra, sekaligus mengenal lebih dalam akar budaya daerahnya.
Sementara itu, Perwakilan Balai Bahasa Provinsi NTB, Kasman M.Um, mengingatkan pesan filosofis tentang pentingnya bahasa daerah sebagai nyawa identitas sebuah masyarakat. “Jangan sampai kita kehilangan identitas. Jika bahasa hilang, identitas juga akan ikut hilang,” tegasnya.
Sebagai informasi, FTBI 2026 mempertandingkan tujuh kategori lomba pelestarian budaya yang menguji kreativitas dan literasi para tunas bangsa, yakni: Midarte (Pidato), Baca Puisi, Bewaran (Bercerita), Begolohan (Komedi Tunggal), Nembang (Menyanyi Tembang), Nyurat Aksara (Menulis Aksara), dan Nulis Cekon (Menulis Cerpen).
Berikut adalah daftar lengkap 42 pelajar berprestasi yang berhasil menjuarai FTBI 2026 Tingkat Kabupaten Lombok Tengah:
A. JENJANG SD
- Midarte: Juara I Baiq Aisah Faiha Agustina (SDN 2 Penujak), Juara II M. Laskar Abdi Masya (SDN 3 Beleka), Juara III Azima Ami Fitriansyah (SDN 1 Darmaj).
- Baca Puisi: Juara I Inge Arlyan (SDN Lajut), Juara II Adela Nur Azizah (SDN Sundil), Juara III Puji Citra Amara Sena (SDN Berangah).
- Bewaran: Juara I Hanum Haura Ramdani (SDN Tampar-Ampar), Juara II Putri Rani Paradita (SDN Setiling), Juara III Adeva Sakila Maisa (SDN 2 Praya).
- Begolohan: Juara I Annasya Angelica Dayfni (SDN 2 Penujak), Juara II Jenita Maulida (SDN Bebak), Juara III Reysa Agitha Faekah (SDN 1 Barejulat).
- Nembang: Juara I Lalu Manigraha Agung (SDN 3 Penujak), Juara II Lalu Ikhsan Mansyur (SDN 3 Marong), Juara III Ahmad Dian Saputra (SDN Bedus).
- Nyurat Aksara: Juara I Baiq Nadila Rahayu (SDN Selewat), Juara II A. Alfarizi Muzaki M (SDN 2 Mantang), Juara III Shifa Sauqiya Firdausy (SDN 1 Barejulat).
- Nulis Cekon: Juara I BQ. Aqila Zulfa Khairunnisa (SDN 3 Penujak), Juara II Yunita Alesta Putri (SDN Baturintan), Juara III Baiq Syakira Ghinal Faliha (SDN 2 Mantang).
B. JENJANG SMP
- Midarte: Juara I Aila Azzura (SMPN 2 Kopang), Juara II BQ Elyasyifa Nurfadhila (SMPN 1 Praya), Juara III Yuhanis Apriani (SMPN 2 Jonggat).
- Baca Puisi: Juara I Oriza Sativa (SMPN 1 Praya), Juara II Destika Azzahra (SMPN 2 Kopang), Juara III Febri Zuliantari (SMPN 4 Jonggat).
- Bewaran: Juara I Lale Nurul Alipa Ahya (SMPN 4 Jonggat), Juara II Kharysa Ajiba Dinara (SMPN 5 Kopang), Juara III Baiq Intan Nugrahani (SMPN 1 Pringgarata).
- Begolohan: Juara I Lale Hargia Putri Eliana (SMPN 4 Jonggat), Juara II Wiwin Handayani (SMPN 1 Batukliang Utara), Juara III Elfeira Juniasti Royani (SMPN 5 Janapria).
- Nembang: Juara I Muhammad Ihsan (SMPN 5 Batukliang), Juara II Muhammad Iswandi (SMPN 6 Jonggat), Juara III Lalu Jayzi Neza Pratama (SMPN 5 Kopang).
- Nyurat Aksara: Juara I Eka Apriani (SMPN 3 Kopang), Juara II Ni Nyoman Sari Anggraini (SMPN 3 Jonggat), Juara III Zahratus Sita (SMPN 3 Pujut).
- Nulis Cekon: Juara I Desi Anisa Putri (SMPN 1 Praya Barat), Juara II Yuwanita Oktaviani (SMPN 1 Pujut), Juara III Annisa Al Husna (SMPN 1 Kopang).
Kesuksesan ajang ini menjadi bukti nyata bahwa bahasa Sasak masih memiliki ruang yang kuat dan tak lekang oleh zaman di tengah kepungan era digital. Lewat tangan dan kreativitas generasi muda, bahasa ibu akan terus hidup mewarnai peradaban Gumi Tatas Tuhu Trasna.
(Red/Sasaktimes)