
LOMBOK TENGAH – Dinamika demokrasi di tingkat desa mulai menunjukkan geliat menjelang proses pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Salah satu nama yang menyatakan kesiapan untuk maju sebagai calon anggota BPD adalah tokoh muda setempat, R.K. Rahman,S.Sos.
Lulusan Program Studi Pemikiran Politik Islam tersebut menyampaikan keinginannya untuk berkontribusi lebih besar terhadap pembangunan desa melalui lembaga BPD yang memiliki fungsi strategis sebagai penyalur aspirasi masyarakat sekaligus mitra pemerintah desa dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Baca Juga : Cara Pendaftaran BPD dan Persyaratannya di Kabupaten Lombok Tengah 2026
Menurut Rahman, keberadaan BPD memiliki peran penting dalam memastikan aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dan menjadi bagian dari proses pengambilan kebijakan di tingkat desa.
“Saya ingin menjadi bagian dari upaya membangun Desa Sengkol yang lebih maju, terbuka, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. BPD harus menjadi ruang yang mampu mendengar dan memperjuangkan suara warga,: ujarnya.
Sebagai representasi generasi muda, Rahman menilai keterlibatan pemuda dalam pembangunan desa menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan. Menurutnya, generasi muda memiliki energi, gagasan, dan semangat yang dapat menjadi modal penting dalam mendorong kemajuan desa.
Ia juga menegaskan bahwa pengawasan terhadap jalannya pemerintahan desa harus dilakukan secara konstruktif demi terciptanya tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Baca Juga : Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Lombok Tengah 2026
Selain itu, Rahman berharap partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi desa terus meningkat agar perwakilan yang terpilih benar-benar mampu menjalankan amanah dan memperjuangkan kepentingan warga.
Dengan mengusung semangat “Bersama Meriri, Bersama Membangun Desa“, Rahman mengaku siap mendengar berbagai masukan dan aspirasi masyarakat sebagai bekal dalam mengemban tanggung jawab apabila mendapatkan kepercayaan dari warga Desa Sengkol.
Pemilihan anggota BPD sendiri menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa, sekaligus memastikan proses pemerintahan berjalan sesuai dengan kebutuhan dan harapan warga.