DaerahNewsPariwisataPemerintah

Wagub Umi Dinda Ajak Warga NTB Jadi Tuan Rumah Terbaik di Gebyar MotoGP 2026

• 5 Oktober 2026
- Iklan / Advertorial -
[ Slot Iklan Atas Berita ]

MATARAM, SASAK TIMES — Perhelatan Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 bukan hanya sebatas persaingan sengit para rider dunia di lintasan aspal Pertamina Mandalika International Circuit. Bagi Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), ajang berskala global ini adalah momentum emas untuk membuktikan kesiapan daerah sebagai tuan rumah berkelas dunia, sekaligus mesin penggerak roda ekonomi dan pariwisata.

​Pesan optimisme ini ditegaskan langsung oleh Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.Si., saat membaur bersama masyarakat dalam acara Gebyar MotoGP yang dirangkaikan dengan olahraga bersama di ruas Jalan Udayana (depan Kantor Diskominfotik NTB), Kota Mataram, Minggu (4/10/2026).

​Wagub yang akrab disapa Umi Dinda ini mengajak seluruh elemen masyarakat NTB untuk mengambil peran aktif dalam menyukseskan MotoGP 2026.

​“Kita semua masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat NTB, harus memiliki kesiapan untuk menjadi tuan rumah yang baik. Keramahan, keamanan, kenyamanan, serta kualitas pelayanan menjadi bagian dari pengalaman yang akan dibawa pulang oleh para wisatawan dan penonton,” ujar Umi Dinda di hadapan warga.

- Iklan / Sponsor -

​Menurutnya, ketika mata dunia tertuju ke Mandalika, kesan dan citra positif daerah berada di tangan masyarakatnya. Wagub menaruh harapan besar agar gelaran balap bergengsi ini memberikan multiplier effect (dampak ganda) yang luas—tidak hanya eksklusif di dalam sirkuit, tetapi menetes hingga ke pelaku UMKM, sektor pariwisata, ekonomi kreatif, seniman, dan masyarakat di berbagai penjuru NTB.

​“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk mensukseskan penyelenggaraan MotoGP pada tahun 2026 ini,” ajaknya seraya mengapresiasi antusiasme warga dalam rangkaian Gebyar MotoGP tersebut.

​Sirkuit Tampil Beda: Lebih Hijau dan Inklusif

Kesiapan dari sisi infrastruktur juga terus dimatangkan. General Manager The Mandalika, I Made Pari Wijaya, memastikan adanya sejumlah peningkatan signifikan untuk perhelatan tahun ini, baik dari aspek race maupun non-race.

​“Ada satu yang spesial, tentu kita lakukan improvement (peningkatan). Tahun ini sirkuit kita sangat berbeda, penyelenggaraannya berbeda, dan atmosfernya juga sangat berbeda,” ungkap Pari Wijaya.

​Peningkatan tersebut mencakup pembenahan kualitas lintasan serta penataan kawasan yang kini didesain lebih ramah lingkungan (eco-friendly) melalui penanaman berbagai jenis pohon dan perluasan ruang terbuka hijau.

Baca Juga: Mandalika Bergemuruh! Agnez Mo, Ungu, hingga Judika Siap Guncang Panggung MotoGP 2026

​Tak hanya itu, aspek aksesibilitas mobilitas penonton juga ditingkatkan. Penyelenggara menjamin penyediaan armada shuttle bus dalam jumlah dan kualitas yang lebih baik, termasuk unit yang ramah bagi penyandang disabilitas.

​Sementara itu, perwakilan Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Rully Habibie, mematangkan komitmen penyelenggara bahwa MotoGP 2026 dirancang lebih dari sekadar tontonan balap motor. “Ajang ini dikemas sebagai sebuah pengalaman (experience) menyeluruh yang dapat dinikmati masyarakat di luar lintasan,” tegasnya.

​(Red/Sasaktimes)

- Iklan / Advertorial -