PRAYA, SASAK TIMES — Atmosfer Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Lombok Tengah tahun 2026 semakin menarik untuk disimak. Jika di beberapa desa lain minim peminat, pemandangan kontras justru terjadi di Desa Mertak Tombok, Kecamatan Praya. Tingkat partisipasi politik di desa ini mencatatkan rekor tersendiri dengan majunya 9 (sembilan) orang figur sebagai Bakal Calon Kepala Desa.
Berdasarkan laporan hasil penerimaan pendaftaran resmi yang dirilis oleh Panitia Pilkades Mertak Tombok, hingga batas akhir penutupan pada pukul 24.00 WITA, kesembilan kandidat tersebut telah merampungkan penyerahan berkas pendaftaran.
Luar biasanya antusiasme ini menjadi indikator positif bahwa iklim demokrasi di tingkat akar rumput Desa Mertak Tombok berjalan sangat dinamis dan sehat.
Dihiasi Figur Akademisi dan Tokoh Agama
Merujuk pada data infografis panitia, bursa pencalonan Kades Mertak Tombok kali ini tidak hanya didominasi oleh tokoh masyarakat biasa, tetapi juga diramaikan oleh figur-figur dengan latar belakang pendidikan dan intelektualitas yang mumpuni. Hal ini terlihat dari deretan gelar akademik yang melekat pada nama para kandidat.
Adapun kesembilan nama yang resmi mendaftar secara berurutan sejak 26 Agustus hingga 2 September 2026 adalah :
- Muhammad Ramlan, S.Sos
- Nasri
- H. Mahesun, S.Pd
- Muliadi
- H. Musleh, QH, S.Pd
- Muhsin, S.Kom.I., M.M
- Lalu Daswan Miharja, S.Ag
- Hasiatim, S.Pd.I
- Lalu Abdul Khalik, S.Sos
Potensi Seleksi Tambahan
Banyaknya jumlah pendaftar ini tentu akan membuat peta persaingan semakin ketat. Dari kacamata regulasi (Undang-Undang Desa dan Permendagri tentang Pemilihan Kepala Desa), jika jumlah bakal calon yang memenuhi persyaratan administrasi lebih dari 5 (lima) orang, maka panitia wajib melakukan tahapan seleksi tambahan.
Seleksi tambahan ini biasanya meliputi pembobotan nilai dari pengalaman bekerja di lembaga pemerintahan, tingkat pendidikan, usia, hingga ujian tertulis, guna mengerucutkan jumlah kandidat menjadi maksimal 5 orang yang berhak ditetapkan sebagai Calon Kepala Desa.
Kalah Terhormat, Menang Bermartabat
Menyadari tingginya tensi persaingan dengan 9 poros pendukung yang berbeda, Panitia Pilkades Mertak Tombok telah menyematkan pesan moral yang sangat mendalam dalam setiap sosialisasinya “Kalah Terhormat, Menang Bermartabat”.
Pesan ini menjadi alarm pengingat bagi seluruh kandidat, tim sukses, maupun warga agar tetap menjaga kondusivitas, persaudaraan, dan keamanan desa selama seluruh tahapan Pilkades bergulir. Siapapun yang nantinya terpilih, sejatinya adalah kemenangan bersama seluruh warga Desa Mertak Tombok.
(Red/Sasaktimes)