PAGUTAN, SASAK TIMES — Atmosfer Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Pagutan, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, semakin memanas dengan tensi yang menggembirakan. Tepat pada pukul 09.00 WITA pagi tadi, tokoh yang santer disuarakan membawa arus perubahan, Yusuf Hamdani, secara resmi mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Kepala Desa Pagutan periode 2026-2034.
Pendaftaran Yusuf Hamdani sukses mencuri perhatian publik. Bagaimana tidak, langkahnya menuju sekretariat panitia pemilihan desa diiringi oleh antusiasme warga yang tumpah ruah membentuk lautan massa. Iring-iringan yang begitu panjang tampak memadati ruas jalan desa, mengawal sang kandidat dengan penuh semangat dan kekhidmatan.
Kental Nuansa Adat dan Religius
Dari pantauan di lapangan, arak-arakan pendukung Yusuf Hamdani didominasi oleh para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan barisan pemuda. Menariknya, iring-iringan ini kental dengan nuansa religius dan kearifan lokal. Tampak para pendukung kompak mengenakan kemeja putih dan peci, sementara beberapa tokoh adat turut mengawal dengan memayungi kandidat menggunakan payung agung (payung tradisional khas Sasak).
Sebuah spanduk besar bertuliskan “Gerakan Perubahan Menuju Pagutan Berkah : Bersatu, Kreatif, dan Amanah” dibentangkan di barisan terdepan, menjadi simbol visi dan arah perjuangan yang ditawarkan oleh Yusuf Hamdani kepada masyarakat Pagutan.

Energi Perubahan dari Akar Rumput
Membludaknya jumlah massa yang secara sukarela hadir mengantar Yusuf Hamdani mendaftar pagi ini menjadi sinyal kuat besarnya harapan akar rumput terhadap sosoknya. Masyarakat tampak merindukan figur pemimpin yang tidak hanya amanah, tetapi juga kreatif dalam mengelola potensi desa.
Sesampainya di gerbang sekretariat panitia, rombongan disambut dengan tertib. Proses penyerahan berkas pendaftaran pun berjalan lancar.
Dalam berbagai kesempatan sebelumnya, Yusuf Hamdani memang dikenal dengan gagasan-gagasannya yang progresif, termasuk visinya untuk menyinergikan kekuatan pemuda (Gen Z) dan sektor pertanian guna mewujudkan kemandirian ekonomi desa. Kini, dengan sokongan massa yang begitu masif, langkah Yusuf Hamdani menuju kursi kepemimpinan Desa Pagutan semakin patut diperhitungkan.
Pilkades Pagutan kini tidak lagi sekadar ajang unjuk popularitas, melainkan telah menjelma menjadi panggung adu gagasan demi mewujudkan cita-cita bersama : Pagutan yang Berkah, Bersatu, Kreatif, dan Amanah.
(Red/Sasaktimes)