BARABALI, SASAK TIMES — Bursa Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Barabali diwarnai oleh menguatnya arus dukungan berbasis rekam jejak. Mantan Ketua Karang Taruna Indonesia Kecamatan Batukliang, Abdul Fattah, secara terbuka menyatakan sikap politiknya untuk mendukung H. Serimin sebagai calon Kepala Desa Barabali.
Dukungan tersebut, menurut Fattah, bukanlah euforia sesaat yang lahir dari momentum popularitas, melainkan hasil perhitungan rasional atas rekam jejak dan kematangan pengabdian H. Serimin di tengah masyarakat.
Rekam Jejak Lintas Posisi yang Paripurna
Fattah menilai, H. Serimin memiliki profil kepemimpinan yang nyaris paripurna di tingkat desa. Sosoknya bukan figur karbitan yang baru belajar memahami persoalan warga ketika hendak mencalonkan diri.
Dalam perjalanannya, H. Serimin telah melintasi berbagai ruang pengabdian. Mulai dari membangun sumber daya manusia sebagai seorang pendidik (guru), berinteraksi langsung dengan masalah akar rumput sebagai Kepala Dusun (Kadus), menguasai roda birokrasi sebagai staf desa, hingga mengawal regulasi dan aspirasi warga sebagai Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
“Pak H. Serimin bukan orang yang baru mengenal desa ketika ingin menjadi kepala desa. Hampir setiap ruang pengabdian di desa telah beliau jalani. Jadi kalau hari ini beliau maju, beliau datang membawa pengalaman matang, bukan sekadar keinginan untuk mencoba,” tegas Abdul Fattah.
Bukan Tempat untuk Belajar dari Nol
Menurut Fattah, kompleksitas tata kelola Desa Barabali membutuhkan pemimpin yang sudah siap bekerja, bukan figur yang baru akan meraba persoalan dari nol. Pengalaman panjang H. Serimin di berbagai posisi strategis membuatnya memiliki perspektif kepemimpinan yang luas dan komprehensif.
“Kita tidak sedang mencari orang untuk sekadar belajar menjadi pemimpin. Kita mencari orang yang ketika diberikan amanah, sudah tahu persis apa yang harus dilakukan. Pengalaman beliau berada di berbagai sisi mengajarkan bahwa membangun desa tidak bisa dengan ego pribadi, melainkan lewat komunikasi dan kolaborasi lintas sektor,” paparnya.
Lebih lanjut, mantan pimpinan organisasi kepemudaan Batukliang tersebut mengajak masyarakat Barabali untuk lebih rasional dalam menjatuhkan pilihan pada hari pemungutan suara nanti.
“Kalau kita ingin Barabali bergerak maju, jangan hanya mencari siapa yang paling banyak bicara. Cari siapa yang sudah punya bukti pengalaman mengabdi. Pak H. Serimin telah melewati proses panjang itu dan kini menghibahkan dirinya untuk melayani masyarakat. Bagi saya, inilah kematangan pemimpin yang sesungguhnya,” pungkas Abdul Fattah.
(Red/Sasaktimes)