PUJUT, SASAK TIMES – Misteri penyebab kebakaran hebat yang melanda kawasan Desa Wisata Sade, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, pada malam ini perlahan mulai menemukan titik terang. Dugaan sementara, amukan “si jago merah” di kawasan cagar budaya tersebut dipicu oleh korsleting (arus pendek) listrik.
Berdasarkan laporan langsung dari reporter lapangan Sasak Times, Kholifaturrahman (Den Rafa), insiden kebakaran yang mengejutkan masyarakat setempat dan para pelaku pariwisata ini diperkirakan mulai terjadi pada pukul 21.30 WITA. Kepanikan sempat melanda warga mengingat padatnya permukiman di kawasan pelestarian arsitektur Suku Sasak tersebut.
Menurut penuturan Inan Wawan, salah seorang warga Desa Sade yang berada di lokasi kejadian, api menjalar dengan sangat cepat. Hal ini sangat logis mengingat material bangunan rumah adat di Desa Sade didominasi oleh atap alang-alang yang sangat kering dan mudah terbakar.
“Kemungkinan besar ini terjadi akibat korsleting listrik. Kalau dari dapur warga, rasanya kecil kemungkinan karena hampir semua masyarakat di sini sudah menggunakan gas. Masalahnya, karena atap rumah adat ini terbuat dari alang-alang, begitu ada percikan, api langsung membesar dan sangat cepat menjalar ke bangunan lain,” ungkap Inan Wawan kepada tim Sasak Times.
Dari foto situasi terkini yang dikirimkan oleh Den Rafa dari lokasi kejadian, tampak pendaran cahaya merah pekat menyelimuti langit malam di sela-sela permukiman warga. Petugas pemadam kebakaran bersama warga setempat tengah berjibaku melakukan penanganan untuk menjinakkan kobaran api dan melokalisir area agar tidak meluas ke bangunan adat lainnya.
Insiden ini menjadi duka mendalam bagi sektor pariwisata Lombok Tengah, mengingat Desa Sade merupakan salah satu destinasi penyangga utama yang sangat dijaga keaslian arsitektur dan budayanya. Hingga berita ini diturunkan, tim pemadam masih terus bekerja di lapangan, dan belum ada pernyataan resmi mengenai total kerugian material maupun jumlah pasti rumah adat yang terdampak.
(Red/Sasaktimes)