News

Peduli Kesehatan Generasi Muda, SUCOFINDO Banjarmasin dan Puskesmas Liang Anggang Gelar Sosialisasi HIV/AIDS di Sekolah

Kegiatan edukasi dan sosialisasi pencegahan HIV/AIDS oleh PT SUCOFINDO Cabang Banjarmasin dan Puskesmas Liang Anggang untuk siswa SMA.
- Iklan / Advertorial -
[ Slot Iklan Atas Berita ]

BANJARMASIN, SASAK TIMES – Sebagai wujud kepedulian nyata terhadap masa depan generasi muda, PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Banjarmasin berkolaborasi dengan Puskesmas Liang Anggang menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan (P2) HIV/AIDS.

Melansir laporan dari VRITEMS Indonesia, kegiatan edukasi kesehatan ini menyasar para siswa, guru, hingga staf pengajar di SMA Plus Citra Madinatul Ilmi, Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Program ini sekaligus menjadi implementasi tanggung jawab sosial perusahaan di bidang kesehatan masyarakat.

Kepala PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Banjarmasin, Roni Gustiwa, menyampaikan bahwa edukasi kesehatan bagi generasi muda merupakan investasi yang sangat penting untuk membangun sumber daya manusia (SDM) yang sehat, produktif, dan memiliki daya saing.

“Sebagai perusahaan yang menjunjung tinggi aspek Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L), SUCOFINDO tidak hanya berfokus pada kesehatan di lingkungan kerja, tetapi juga berupaya memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” ujar Roni.

- Iklan / Sponsor -

Lebih lanjut, ia berharap sosialisasi ini mampu membekali para pelajar dengan informasi yang akurat. “Sehingga mereka dapat mengambil keputusan yang tepat dalam menjaga kesehatan diri serta mampu menjadi agen edukasi di lingkungan sekitarnya,” tambahnya.

Dalam kegiatan yang berlangsung interaktif ini, para peserta mendapatkan pemahaman komprehensif dari tenaga kesehatan Puskesmas Liang Anggang. Materi yang diberikan mencakup cara penularan, langkah-langkah pencegahan, hingga pentingnya menghapus stigma negatif dan diskriminasi terhadap Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA). Acara juga dimeriahkan dengan sesi tanya jawab, pembagian materi visual, serta berbagai kuis edukatif.

Christina Octaviani, selaku pemateri dari Puskesmas Liang Anggang, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif kolaborasi yang dibangun oleh SUCOFINDO. Sinergi antara dunia usaha dan instansi kesehatan dinilai sangat krusial untuk memperluas jangkauan edukasi.

“Edukasi menjadi salah satu kunci utama dalam upaya pencegahan HIV/AIDS. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga mendorong terciptanya lingkungan yang lebih peduli, inklusif, dan bebas stigma terhadap ODHA,” ungkap Christina.

Di penghujung acara, Roni Gustiwa kembali menegaskan komitmen perusahaannya. Ia percaya bahwa pencegahan terbaik selalu dimulai dari pengetahuan yang benar. Program ini juga merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) pada pilar Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-Being).

Sebagai informasi, komitmen PT SUCOFINDO dalam mendukung penerapan K3L diwujudkan secara konsisten melalui berbagai layanannya. Layanan tersebut meliputi inspeksi peralatan operasional, audit Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), pengukuran faktor lingkungan kerja, monitoring kualitas limbah, hingga pengujian udara, air, dan tanah untuk membantu industri mematuhi regulasi dan melindungi lingkungan secara berkelanjutan.

(Red/Sasaktimes)

- Iklan / Advertorial -